Minggu, 21 April 2013

Semalam

Oleh Arlin Widya Safitri


Semalam
gegap gempita merajai langit malam
kembang api menari-nari
berenang dalam lautan manusia
terompet nyaring berbunyi


Terdiam di seberang jalan
menjamah sepi wajah-wajah jalanan
anak-anak menjemput sajian semu langit malam
orang gila terasing menjamah mimpi
waria berjingkrak pesonakan berahi

Oh… malam
tak seperti keluguan malam yang kutemui
angin sunyi
diselimuti dingin malam
berhias nyanyian jangkrik
di bawah redup rembulan
menambah kesyahduan peraduan hati

Bandung, Januari 2012
Catatan : Puisi ini pernah dimuat dalam rubrik Sastra Kalimalang dan bisa dilihat disini >>>  beberapa puisi lainnya karya para senior yang saya hormati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar